Sosiologi Perkotaan_Fungsi Kota dalam Kehidupan Sosial

Posted: 2 April 2012 in Kumpulan Makalah SM 3

Fungsi Kota dalam Kehidupan Sosial

Oleh:

Ahmad Suheri (1110054000037)

Ika Septi Trisnowati (1110054000023)

 

  1. I.                   Pendahuluan

Kota sebagai salah satu wilayah yang memiliki banyak akses dalam berbagai hal. Di samping itu, kota juga memberikan fasilitas-fasilitas yang begitu banyak sebagai tata ruang publik. Termasuk juga taman kota. Dalam hal itu, dapat dikatakan pula bahwa fungsi kota juga sebagai sarana kehidupan sosial. Pantaslah kota disebut pula sebagai “ruang sarana publik”.

 

  1. II.                Metodologi

Beberapa hal dapat dilakukan untuk bisa mengetahui sejauh mana keberadaan tata ruang publik dan taman kota yang ada. Salah satunya adalah melalui pendekatan langsung dengan publik atau pemakai sarana tersebut. Karena memang fungsinya untuk sosial, maka pantas jika untuk mengkaji lebih dalam. Bisa dimulai dari publik pemakai sarana.

 

  1. III.             Temuan

Pada temuan mengenai tata ruang publik, telah didapat informasi pada sebuah wilayah perumahan mewah di Jakarta Barat yakni perumahan Green Mansion. Dengan nara sumber yakni kepala keamanan di Green Mansion, Bapak Kasyanto. Yang telah bekerja selama dua tahun di Green Mansion.

Berdasarkan keterangan Bapak Kasyanto, mengenai perumahan Green Mansion. Perumahan tersebut dibangun sejak tahun 2008. Yang dibangun tepat menghadap jalan kota. Memiliki tiga tipe unit rumah yakni Tipe Spanyol, Boston dan Atlantas. Dengan tipe yang paling mewah adalah tipe Boston.

Jumlah keseluruhan rumah mencapai 493 unit rumah, di atas tanah seluas 12 hektar. Namun yang baru dihuni atau ditempati adalah baru sebanyak 99 rumah. Dengan fasilitas yang ada yaitu kolam renang, taman, mini market Indomaret, dan juga danau yang akan diperbaharui, serta rukan (ruko) mewah yang letaknya di luar wilayah perumahan. Fasilitasnya memang masih sedikit, karena di Green Mansion tersebut pun masih ada pembangunan rumah. Yang masih ditawarkan kepada publik, mulai dari 3,7 Milyar. Dari harga sebelumnya yakni 3,6 Milyar. Setiap setengah tahun atau setahun sekali perumahan-perumahan seperti Green Mansion pasti naik harga jual rumahnya. Hal tersebut disesuaikan dengan harga bahan baku dalam pembangunan rumah-rumah tersebut. Karena mempengaruhi upah para pekerja bangunannya juga.

Dengan fasilitas yang sudah ada, ternyata tidak terlalu mempengaruhi aktivitas para penghuninya. Karena para penghuni yang sudah ada lebih cenderung menghabiskan waktunya diluar rumah, terutama pada hari-hari kerja. Dan pada hari libur pun, ternyata hanya sedikit sekali penghuni yang menghabiskan waktunya di rumahnya dengan menikmati fasilitas yang ada.

Untuk sistem keamanannya pun sangat ketat. Pintu masuk terdiri dari 2 pos penjaga, yakni pintu kiri dan pintu kanan. Dengan personil keamanan berjumlah 48 personil. Sistem keamanan yang berlaku adalah untuk para penghuni atau pemilik rumah yaitu saat keluar diberi kartu tanda pengenal, disebutkan nama kluster rumahnya , plat nomor kendaraan pun dicatat. Berlaku pula untuk para pekerja di perumahan itu. Yakni jika para pembantu rumah tangga ingin keluar rumah, harus ada izin dari sang majikan melalui telepon di pos keamanan, harus disebutkan maksud dari keperluannya. Dan tidak sembarang orang bisa masuk untuk bertemu dengan para penghuni perumahan tersebut, sekalipun orang yang berkunjung adalah sanak saudaranya. Penjagaan masuk dan keluar dengan 2 sistem, yakni pos penjaga sebelah kanan dibuka dari pukul 07.00-09.00 WIB. Sedangkan pos penjaga sebelah kiri dibuka 24 jam. Jumlah pos penjagaan pun terdiri dari 5 pos, dimulai dari pintu masuk dengan 2 pos dan di dalamnya terdapat 3 pos.

Pemilik resmi pembangunan perumahan Green Mansion adalah Bapak A Kwan. Seorang berkewarganegaraan China, yang sekarang tinggal di kawasan Pantai Indah Kapuk. Bapak Kwan bekerjasama dengan Agung Sedayu Gruop dalam pembangunan kawasan Green Masion tersebut. Dan bukan hanya perumahan Green Mansion saja yang sudah menjadi proyek perumahan miliknya. Termasuk diantaranya yakni Ancol Mansion, Kembangan Mansion, Cibubur City, dan masih ada beberapa lagi yang lainnya.

 

  1. IV.             Kesimpulan

Memang sudah tidak aasing lagi, jika kota sekarang telah dipenuhi dengan perumahan-perumahan yang mewah dan berkluster. Hampir tanah kosong yang ada di perkotaan, cenderung dibangun menjadi perumahan-perumahan seperti itu. Dengan letak yang cukup strategis, menawarkan bangunan rumah yang begitu indah dan mewah, serta fasilitas-fasilitas yang memadai. Sehingga penjualan untuk rumah-rumah yang berada dikawasan tersebut menjadi begitu mahal. Dan itu bisa dikatakan sebagai fenomena yang sekarang ada di perkotaan. Dimana para investor asing mulai berlomba-lomba membangun kemewahan di kota ini, tetapi di sisi lain ada kehidupan-kehidupan yang justru bertolak belakang. Namun dengan adanya hal tersebut, kota harus tetap menjadi “ruang sarana publik”.

 

  1. V.                Nara Sumber

 

Sebagai Nara Sumber kami di lapangan, yaitu Bapak Kasyanto. Beliau berasal dari Yogyakarta. Sudah berada di kota Jakarta selama 20 tahun. Bekerja menjadi kepala keamanan di perumahan Green Mansion sudah 2 tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s