Psikologi Sosial_“Kelompok Social”

Posted: 2 April 2012 in Kumpulan Makalah SM 4

Kelompok Social

 

  1. 1.    Definisi Kelompok Sosial

adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Kelompok diciptakan oleh anggota masyarakat. Kelompok juga dapat memengaruhi perilaku para anggotanya.[i]

  1. 2.    Macam– macam kelompok sosial

Sekolah merupakan salah satu contoh kelompok social, Menurut Robert Bierstedt, kelompok memiliki banyak jenis dan dibedakan berdasarkan ada tidaknya organisasi, hubungan sosial antara kelompok, dan kesadaran jenis. Bierstedt kemudian membagi kelompok menjadi empat macam:

  • Kelompok statistik, yaitu kelompok yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis di antaranya. Contoh: Kelompok penduduk usia 10-15 tahun di sebuah kecamatan.
  • Kelompok kemasyarakatan, yaitu kelompok yang memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial di antara anggotanya.
  • Kelompok sosial, yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. Contoh: Kelompok pertemuan, kerabat.
  • Kelompok asosiasi, yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan ada persamaan kepentingan pribadi maupun kepentingan bersama. Dalam asosiasi, para anggotanya melakukan hubungan sosial, kontak dan komunikasi, serta memiliki ikatan organisasi formal. Contoh: Negara, sekolah.

3.    Faktor pembentuk

Bergabung dengan sebuah kelompok merupakan sesuatu yang murni dari diri sendiri atau juga secara kebetulan. Misalnya, seseorang terlahir dalam keluarga tertentu. Namun, ada juga yang merupakan sebuah pilihan. Dua faktor utama yang tampaknya mengarahkan pilihan tersebut adalah kedekatan dan kesamaan.

  1. 4.    Kedekatan

Pengaruh tingkat kedekatan, atau kedekatan geografis, terhadap keterlibatan seseorang dalam sebuah kelompok tidak bisa diukur. Kita membentuk kelompok bermain dengan orang-orang di sekitar kita. Kita bergabung dengan kelompok kegiatan sosial lokal. Kelompok tersusun atas individu-individu yang saling berinteraksi. Semakin dekat jarak geografis antara dua orang, semakin mungkin mereka saling melihat, berbicara, dan bersosialisasi. Singkatnya, kedekatan fisik meningkatkan peluang interaksi dan bentuk kegiatan bersama yang memungkinkan terbentuknya kelompok sosial. Jadi, kedekatan menumbuhkan interaksi, yang memainkan peranan penting terhadap terbentuknya kelompok pertemanan.

5.    Kesamaan

Pembentukan kelompok sosial tidak hanya tergantung pada kedekatan fisik, tetapi juga kesamaan di antara anggota-anggotanya. Sudah menjadi kebiasaan, orang leih suka berhubungan dengan orang yang memiliki kesamaan dengan dirinya. Kesamaan yang dimaksud adalah kesamaan minat, kepercayaan, nilai, usia, tingkat intelejensi, atau karakter-karakter personal lain. Kesamaan juga merupakan faktor utama dalam memilih calon pasangan untuk membentuk kelompok sosial yang disebut keluarga.

6.    Pembentukan norma kelompok

Perilaku kelompok, sebagaimana semua perilaku sosial, sangat dipengaruhi oleh norma-norma yang berlaku dalam kelompok itu. Sebagaimana dalam dunia sosial pada umumnya, kegiatan dalam kelompok tidak muncul secara acak. Setiap kelompok memiliki suatu pandangan tentang perilaku mana yang dianggap pantas untuk dijalankan para anggotanya, dan norma-norma ini mengarahkan interaksi kelompok.

Norma muncul melalui proses interaksi yang perlahan-lahan di antara anggota kelompok. Pada saat seseorang berprilaku tertentu pihak lain menilai kepantasasn atau ketidakpantasan perilaku tersebut, atau menyarankan perilaku alternatif (langsung atau tidak langsung). Norma terbetnuk dari proses akumulatif interaksi kelompok. Jadi, ketika seseorang masuk ke dalam sebuah kelompok, perlahan-lahan akan terbentuk norma, yaitu norma kelompok.

Profil Kelompok Sosial (Studi Kasus “ILUSIH”)

Pada studi kasus ini saya mengambil kelompok yang dibentuk oleh beberapa mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Kelompok ini di bentuk ketika tepatnya kami menempuh perkuliahan di semester 2. Adapun kelompok ini di bentuk atas dasar kegelisahan seorang mahasiswa dan mahasiswi yang mempunyai rasa malu jika kuliahnya harus selalu minta kepada orang tuanya terutama uang jajan.

Kelompok ini kemudian dibentuk dan diberi nama oleh salah satu mahasiswi yang bernama Ika Septi Trisnowati. Adapun nama kelompok ini adalah “ILUSIH”, nama ilusih itu sendiri di ambil dari huruf depan masing-masing nama mahasiswa maupun mahasiswi yang yang bergabung dalam kelompok ini, yaitu :

  1. I           : Ika Septi Trisnowati (Ika)
  2. L          : Lilis Yunengsih (Lilis)
  3. U         : Ujang Kosasih (Ujang)
  4. S         : Sri Rahmayani (Nci)
  5. I           : Irfan Jaya (Irfan)
  6. H         : Hery (Ahmad Suheri)

Dari kumpulan huruf-huruf depan masing-masing mahasiswa/i itulah tebentuk menjadi nama kelompok “ILUSIH”, kelompok ilusih ini adalah sebuah wadah mahasiswa/i yang ingin belajar menjadi seorang mahasiswa kreatif disisi lain ingin mengembangkan diri juga dan menjadi seorang enterpreneur.

Aktifitas atau Kegiatan kelompok “ILUSIH”

Kegiatan yang sering dilakukan oleh kelompok ini  adalah membuat kerajinan tangan atau yang sering kami sebut dengan produksi, yaitu membuat Bross, gantungan kunci, tempat(Sarung) Hp, tempat pensil dan lain sebagainya. Adapun kerajinan tangan ini tebuat dari bahan flanel. sample dari produk kelompok ilusih adalah sebagai berikut :

Selain memproduksi kerajinan tangan seperti gambar diatas, kelompok ilusih juga sering melakukan percobaan usaha-usaha selain.

Kami sebagai kelompok ilusih sangat bangga dan senang, karena kami telah banyak menemukan hal-hal baru, bagi saya pribadi ilusih adalah keluarga saya yang kedua, dimana kelompok ilusih ini sangat banyak sekali menolong saya, belajar menjadi teman yang peduli denngan sesama temannya, dan belajar saling memeprcayai satu dengan yang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s